- Bos Kabras Sugar Carlos Katywa menjelaskan mengapa pemain veteran Ntabeni Dukisa dimasukkan dalam skuad untuk final Piala Kenya 2025/26 yang sangat dinantikan.
- Dukisa ditunjuk di bangku cadangan untuk tim yang akan menghadapi KCB Rugby.
- Kabras akan mengejar gelar kelima berturut-turut saat mereka menjamu KCB di ASK Showground pada hari Sabtu, 9 Mei, mulai jam 3 sore EAT.
Pelatih kepala Kabras Sugar Carlos Katywa membuka alasan mengapa veteran Ntabeni Dukisa masuk dalam skuad untuk final Piala Kenya 2025/26 yang sangat dinantikan melawan rival KCB Rugby pada Sabtu, 9 Mei, di ASK Showground di Kakamega.
Dukisa, yang gantung sepatu pada bulan Maret untuk fokus pada karir kepelatihannya, kembali berlatih bersama Kabras karena mereka bertujuan untuk melanjutkan dominasi mereka di Liga Premier Rugby Kenya 15s sambil mengejar gelar kelima berturut-turut.
Kembalinya pemain internasional kelahiran Afrika Selatan ini telah menimbulkan beberapa rumor, terutama di kalangan pendukung Bankers, namun Katywa telah meluruskan hal tersebut, dengan mengungkapkan bahwa Ntabeni selalu menjadi bagian dari rencana tersebut.
BACA LEBIH LANJUT: KCB siap mengakhiri penampilan sempurna Kabras Sugar di final Piala Kenya 25/26
Mereka memutuskan untuk membawanya kembali setelah klub kehilangan Jone Kubu, yang menerima kartu merah saat pertandingan semifinal melawan KU Black Blad.
“Ini bukan rahasia lagi. Kami kehilangan Kubu, tapi sejujurnya, Ntabeni selalu ada dalam daftar,” kata Katywa kepada SportPesa Blog, Jumat.
Juru taktik asal Afrika Selatan itu juga mengungkapkan masuknya Dukisa dipengaruhi oleh absennya Barry Young yang mengalami cedera saat turnamen Hong Kong 10s. Menurut Katywa, pihak klub sudah mempertimbangkan untuk mengaktifkan Dukisa sebagai penyamaran.
“Saya cukup banyak menonton pertandingan yang dimainkan oleh Barry Young, dan saya sangat khawatir dengan kesejahteraan dan keselamatannya karena dia sering bermain. Begitu dia pergi ke Hong Kong dan kami mendapat kabar bahwa dia cedera, kami mempertimbangkan pilihan kami dan Ndukisa diaktifkan, namun dengan cara yang sangat ringan,” tambahnya.
Katywa menyatakan bahwa fly-half veteran itu masih bisa memainkan peran kunci pada hari Sabtu, meskipun tim mungkin tidak perlu menggunakan dia jika starting XV menyelesaikan pekerjaannya.
“Kami tahu bagaimana kami akan menggunakan dia, tapi itu adalah kejutan besok. Senang rasanya memiliki pemain sekaliber dia karena Anda tidak akan pernah bisa mencoretnya. Ada juga kemungkinan dia tidak akan bermain. Jika para pemain tampil bagus, tidak perlu memasukkannya. Namun jika keadaan tidak berjalan baik, maka kami mungkin harus mengambil risiko,” tegasnya.
Katwa telah menunjuk skuadnya untuk menghadapi Bankir, dengan Walter Okoth menggantikan Young dan Roy Maruti akan memulai di scrum-half.
Di formasi tiga bek, pencetak poin terbanyak Eric Cantona berpindah ke sayap kanan sementara Jackson Siketa berpindah ke bek sayap dalam pergantian posisi.
Mereka mempertahankan pasangan lini tengah Bryson Adaka dan Derrick Ashihundu. Di lini depan, hanya ada sedikit perubahan, dengan Emmanuel Otieno masuk sebagai starter bersama Eugene Sifuna dan Asuman Mugerwa di barisan depan.
Hillary Odhiambo dan Shem Joseph sekali lagi disebutkan di baris kedua, sementara George Nyambua, kembalinya Patrick Lumumba dan Jeanson Misoga melengkapi starting XV.
Dua pemain Kabras yang berada di susunan Shujaa dan juga berada di kubu yaitu Kevin Wekesa dan Brian Tanga, ditempatkan di bangku cadangan, bergabung dengan Ndukisa.

Skuad lengkap Kabras Sugar untuk final Piala Kenya 2026 melawan KCB Rugby
- Mulai XV: Emmanuel Otieno, Eugine Sifuna, Asuman Mugerwa, Hillary Odhiambo, Shem Joseph, George Nyambua, Patrick Lumumba, Jeanson Misoga, Roy Maruti, Walter Okoth, Eric Cantona, Bryceson Adaka, Derrick Ashiundu, Mathias Osimbo, Jackson Sketta
- Pergantian: 16. T. Akala, 17. E. Mwaura, 18. E. Oduor, 19. K. Wekesa, 20. C. Indeche, 21. B. Tanga, 22. A. Orege, 23. N. Dukisa
Terkait
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.
In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.
The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.